4 Teknologi untuk Melawan Pandemi Virus Corona

4 Teknologi untuk Melawan Pandemi Virus Corona

37

RakitAplikasi.com - Pandemi virus corona (Covid-19) menyebar sangat cepat sejak awal tahun 2020. Virus tersebut telah menyerang sekira 3,5 juta jiwa di seluruh dunia. Untuk mencegah penyebaran virus, beberapa negara telah menerapkan physical distancing hingga penguncian wilayah (lockdown).

Selain hal tersebut beberapa perusahaan teknologi turut memerangi Covid-19 dengan inovasi teknologi. Berikut beberapa teknologi yang dikembangkan untuk memerangi virus, seperti dikutip dari berbagai sumber.

4. Robot Pembantu Dokter

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Boston Dynamics mengembangkan robot untuk membantu dokter merawat pasien virus corona (COVID-19). Robot tersebut merupakan robot Spot yang menyerupai anjing

Beberapa bulan terakhir Boston Dynamics mengembangkan robot Spot untuk menjadi pekerja layanan kesehatan. Robot menjadi penghubung antara dokter dan pasien di rumah sakit Boston selama beberapa minggu.

"Mulai awal Maret, Boston Dynamics mulai menerima pertanyaan dari rumah sakit menanyakan apakah robot kami dapat membantu meminimalkan paparan staf mereka terhadap COVID-19," kata perusahaan dalam blog resminya.

Robot dipasangkan iPad yang memungkinkan telemedis dan triase jarak jauh pasien. Pemasangan iPad, dengan radio dua arah, memungkinkan dokter untuk melakukan triase pasien jarak jauh saat mereka mendekati rumah sakit.

Boston Dynamics jelas bahwa sistem awal ini tidak bergantung pada perangkat keras atau lunak apa pun yang berkaitan dengan robot Spot-nya. Bahkan, perusahaan menyarankan sistem robot beroda sederhana lainnya mungkin lebih cocok untuk tugas khusus ini.

3. Aplikasi Pelacakan Virus Corona

Google dan Apple telah bekerjasama untuk mengembangkan tool 'contract tracking'. Sistem tersebut dapat memberikan peringatan kepada orang untuk waspada terhadap orang yang terinfeksi corona.

Langkah ini menyatukan sistem operasi seluler dengan menggunakan teknologi lokasi ponsel cerdas untuk melacak seseorang yang terinfeksi COVID-19.

Langkah ini akan memungkinkan aplikasi ponsel cerdas yang ditenagai oleh perangkat lunak Apple dan sistem operasi Android yang didukung Google untuk bertukar informasi dengan "memilih sistem" bersama menggunakan teknologi nirkabel Bluetooth.

Perusahaan bulan depan berencana untuk merilis teknologi antarmuka perangkat lunak untuk memungkinkan interoperabilitas, sehingga peringatan akan berfungsi terlepas dari sistem operasi.

2. Ventilator

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA turut membantu memerangi virus corona dengan mengembangkan ventilator. Dalam waktu 37 hari, NASA berhasil mengembangkan prototype ventilator. Ventilator ini dapat digunakan dalam pengobatan pasien Covid-19. Badan antariksa memberikan nama prototype Ventilator Intervention Technology Accessible Locally (VITAL).

Kendati demikian, NASA masih harus menunggu persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) terlebih dulu. Mengingat, NASA adalah badan yang mengkhususkan diri pada pesawat luar angkasa.

“Kami mengkhususkan diri dalam pesawat luar angkasa dan bukan manufaktur perangkat medis. Tapi teknik yang sangat baik, pengujian yang ketat, dan prototyping cepat adalah beberapa spesialisasi kami,” kata Jet Propulsion Laboratory Director NASA, Michael Watkins.

1. Kacamata Pintar

Startup teknologi dari Hangzhou, China, bernama Rokid mengembangkan kacamata pintar T1 Thermal yang dapat mengukur suhu orang dengan cepat. Rokid telah menjual lebih dari 1.000 pasang kacamata kepada pemerintah, bisnis, dan sekolah di China.

Kacamata T1 Thermal dilengkapi sensor inframerah dan kamera 12 MP yang memungkinkan mereka membaca suhu orang dalam kerumunan. Perangkat ditenagai oleh Qualcomm CPU. Wakil Presiden Rokid, Xiang Wenjie, mengatakan, selain pengukuran suhu tetap, T1 dapat menyediakan pemeriksaan suhu portabel, jauh dan cepat, yang akan sangat membantu petugas melakukan pengawasan.

Perusahaan itu juga mengatakan, mereka sedang berupaya meningkatkan kacamata sehingga dapat mengambil pembacaan suhu hingga empat orang sekaligus, fitur yang sempurna untuk melacak orang di mal dan bandara.

Keywords: teknologi lawan corona, pandemi virus corona

Share: