Belajar PHP: 7 Jenis Operator dalam PHP yang Harus diketahui

Belajar PHP: 7 Jenis Operator dalam PHP yang Harus diketahui

PHP

41

Ada yang tanya:

Apakah saya harus jago matematika untuk bisa jadi programmer?

Jawabannya:

Tidak, karena untuk belajar dasar pemrograman kita tidak harus jago matematika.

Bahkan teman saya yang jurusan ilmu matematika juga tidak bisa coding. Meskipun mereka juga belajar bahasa pemrograman seperti Pascal dan Matlab.

Dengan mengetahui dasar-dasar matematika saja sudah cukup sebagai bekal untuk belajar pemrograman.

Salah satunya adalah ilmu tentang operasi bilangan dan logika.

Pada pemrograman, ini kita kenal dengan operator.

Operator adalah simbol-simbol yang digunakan untuk melakukan operasi terhadap suatu nilai dan variabel.

Ada 6 Jenis operator dalam pemrograman PHP yang harus kita ketahui:

  1. Operator Aritmatika;
  2. Operator Penugasan atau Assignment;
  3. Operator Increment & Decrement;
  4. Operator Relasi atau pembanding;
  5. Operator Logika;
  6. Operator Bitwise;
  7. dan Operator Ternary.

Mari kita bahas satu persatu…

1. Operator Aritmatika

Operator aritmatika merupakan operator untuk melakukan operasi aritmatika.

Operator aritmatika terdiri dari:

Nama Operator Simbol
Penjumlahan +
Pengurangan -
Perkalian *
Pemangkatan **
Pembagian /
Sisa Bagi %

Contoh:

<?php

$a = 5;
$b = 2;

// penjumlahan
$c = $a + $b;
echo "$a + $b = $c";
echo "<hr>";

// pengurangan
$c = $a - $b;
echo "$a - $b = $c";
echo "<hr>";

// Perkalian
$c = $a * $b;
echo "$a * $b = $c";
echo "<hr>";

// Pembagian
$c = $a / $b;
echo "$a / $b = $c";
echo "<hr>";

// Sisa bagi
$c = $a % $b;
echo "$a % $b = $c";
echo "<hr>";

// Pangkat
$c = $a ** $b;
echo "$a ** $b = $c";
echo "<hr>";

?>

Mula-mula kita punya dua variabel, yaitu $a dan $b dengan nilai awal sebagai berikut:

$a = 5;
$b = 2;

Kemudian kita menggunakan operator aritmatika untuk melakukan opersi terhadap dua nilai atau variabel tersebut.

Lalu hasilnya disimpan di dalam variabel $c.

Maka hasilnya:

Contoh operator aritmatika

O ya, perhatikan juga simbol-simbol operator yang dipakai.

Pada matematika, perkalian biasanya menggunakan simbol x. Namun di dalam pemrograman perkalian menggunakan simbol *.

// salah
$c = 7 x 4;

// benar
$c = 7 * 4;

Lalu untuk operator % (modulo), ini adalah operator untuk menghitung sisa bagi.

Misalnya:

// kita punya 5
$a = 5;

// lalu kita bagi dengan 2
$c = $a / 2;

Maka variabel $c akan bernilai 1, karena 5 dibagi 2 sisanya 1.

Biar lebih mudah, coba bayangkan seperti ini:

Kamu punya permen 5 biji, lalu dibagi berdua dengan adikmu. Biar adil, sama-sama dapat dua biji. Nah, ada sisanya satu yang belum dibagi.

Sisa inilah yang menjadi hasil modulo.

2. Operator Penugasan

Operator berikutnya yang harus kamu ketahi adalah operator penugasan atau assignment.

Yap! dari namanya saja sudah bisa ditebak.

Operator ini adalah operator untuk memberikan tugas kepada variabel.

Biasanya digunakan untuk mengisi nilai.

Contoh:

$a = 32;

Saama dengan (=) adalah operator penugasan untuk mengisi nilai.

Selain sama dengan, terdapat juga beberapa orpeator penugasan seperti:

Nama Operator Sombol
Pengisian Nilai =
Pengisian dan Penambahan +=
Pengisian dan Pengurangan -=
Pengisian dan Perkalian *=
Pengisian dan Pemangkatan **=
Pengisian dan Pembagian /=
Pengisian dan Sisa bagi %=
Pengisian dan Peggabungan (string) .=

Apa bedanya dengan operator aritmatika?

Operator penugasan digunakan untuk mengisi nilai dan juga menghitung dengan operasi aritmatika. Sedangkan operator aritmatika hanya berfungsi untuk menghitung saja.

Sebagai contoh:

$speed = 83;

// ini opertor aritmatika
$speed = $speed + 10;

// maka nilai speed akan samadengan 83 + 10 = 93

// ini operator penugasan
$speed += 10;

// sekarang nilai speed akan menjadi 93 + 10 = 103

Output:

Perbedaan operator penugasan dengan operator aritmatika

Perhatikan operasi ini:

$speed = $speed + 10;
// dan
$speed += 10;

Kedua operasi tersebut merupakan opearsi yang sama. Hanya saja yang atas menggunakan operator aritmatika dan yang bawah menggunakan operator penugasan.

Bisa dibilang, operator penugasan adalah bentuk yang lebih sederhana dari ekspresi seperti di atas.

Penggunaan opereator penugasan akan sering kita temukan saat membuat program.

3. Opeartor Increment & Decrement

Operator increment dan decrement merupakan operator yang digunakan untuk menambah +1 (tambah satu) dan mengurangi -1 (kurangi dengan satu).

Opertor increment menggunakan simbol ++, sedangkan decrement menggunakan simbol --.

Contoh:

$score = 0;

$score++;
$score++;
$score++;

echo $score;

Outputnya:

Operasi increment

Nilai $score akan menjadi 3, karena kita melakukan increment sebanyak 3x.

4. Operator Relasi

Operator relasi adalah operator untuk membandingkan dua buah nilai.

Hasil operasi dari operator relasi akan menghasilkan nilai dengan tipe data boolean, yaitu true (benar) dan false (salah).

Berikut ini daftar operator relasi:

Nama Operator Simbol
Lebih Besar >
Lebih Kecil <
Sama Dengan == atau ===
Tidak Sama dengan != atau !==
Lebih Besar Sama dengan >=
Lebih Kecil Sama dengan <=

Mari kita coba dalam program: relasi.php

<?php

$a = 6;
$b = 2;

// menggunakan operator relasi lebih besar
$c = $a > $b;
echo "$a > $b: $c";
echo "<hr>";

// menggunakan operator relasi lebih kecil
$c = $a < $b;
echo "$a < $b: $c";
echo "<hr>";

// menggunakan operator relasi lebih sama dengan
$c = $a == $b;
echo "$a == $b: $c";
echo "<hr>";

// menggunakan operator relasi lebih tidak sama dengan
$c = $a != $b;
echo "$a != $b: $c";
echo "<hr>";

// menggunakan operator relasi lebih besar sama dengan
$c = $a >= $b;
echo "$a >= $b: $c";
echo "<hr>";

// menggunakan operator relasi lebih kecil sama dengan
$c = $a <= $b;
echo "$a <= $b: $c";
echo "<hr>";

Hasilnya:

Hasil operator relasi

Perhatikan!

Di sana kita mendapatkan nilai 1 untuk true sedangkan false tidak ditampilkan atau 0.

Apakah ini salah?

Tidak, memang seperti itulah sifat dari fungsi echo di PHP.

Nilai dengan tipe data boolean biasanya tidak untuk ditampilkan. Biasanya digunakan untuk pembuatan kondisi pada percabangan.

Contohnya seperti ini:

<?php
$total_belanja = 150000;

if($total_belanja > 100000){
    echo "Anda dapat hadiah!";
}

5. Operator Logika

Jika kamu pernah belajar logika matematika, kamu pasti tidak akan asing dengan operator ini.

Operator logika adalah operator untuk melakukan operasi logika seperti AND, OR, dan NOT.

Operator logika terdiri dari:

Nama Operator Simbol
Logika AND &&
Logika OR ||
Negasi/kebalikan/ NOT !

Mari kita coba dalam program: logika.php

<?php

$a = true;
$b = false;

// variabel $c akan bernilai false
$c = $a && $b;
printf("%b && %b = %b", $a,$b,$c);
echo "<hr>";

// variabel $c akan bernilai true
$c = $a || $b;
printf("%b || %b = %b", $a,$b,$c);
echo "<hr>";

// variabel $c akan bernilai false
$c = !$a;
printf("!%b = %b", $a, $c);
echo "<hr>";

Hasilnya:

Operator logika pada PHP

Perhatikan!

Pada contoh di atas, kita menggunakan fungsi prinf() untuk mencetak memformat dan mencetak teks.

Namun akan tetap menampilkan 1 untuk true dan 0 untuk false.

Oprator logika sama seperti operator relasi, ia akan menghasilkan nilai dengan tipe data boolean.

Perhatikanlah hasil yang di dapatkan ketika menggunakan operator && (AND), || (OR), dan ! (NOT).

Operator && akan menghasilkan true apabila nilai kiri dan kanan bernilai true. Sedangkan operator || akan menghasilkan false saat nilai kiri dan kanan bernilai false.

Coba cek kembali hukum logika AND, OR, dan NOT.

Hukum logika matematika

6. Operator Bitwise

Operator bitwise merupkan operator yang digunakan untuk operasi bit (biner).

Operator ini terdiri dari:

Nama Simbol di Java
AND &
OR |
XOR ^
Negasi/kebalikan ~
Left Shift <<
Right Shift >>

Operator ini berlaku untuk tipe data int, long, short, char, dan byte.

Operator ini akan menghitung dari bit-ke-bit.

Misalnya, kita punya variabel a = 60 dan b = 13.

Bila dibuat dalam bentuk biner, akan menjadi seperti ini:

a = 00111100
b = 00001101

Kemudian, dilakukan operasi bitwise

Operasi AND

a = 00111100
b = 00001101
a & b = 00001100

Operasi OR

a = 00111100
b = 00001101
a | b = 00111101

Operasi XOR

a = 00111100
b = 00001101
a ^ b = 00110001

Opearsi NOT (Negasi/kebalikan)

a = 00111100
~a  = 11000011

Konsepnya memang hampir sama dengan opeartor Logika. Bedanya, Bitwise digunakan untuk biner.

Untuk lebih jelasnya mari kita coba dalam program.

<?php

$a = 60;
$b = 13;

// bitwise AND
$c = $a & $b;
echo "$a & $b = $c";
echo "<br>";

// bitwise OR
$c = $a | $b;
echo "$a | $b = $c";
echo "<br>";

// bitwise XOR
$c = $a ^ $b;
echo "$a ^ $b = $c";
echo "<br>";

// Shift Left
$c = $a << $b;
echo "$a << $b = $c";
echo "<br>";

// Shift Right
$c = $a >> $b;
echo "$a >> $b = $c";
echo "<br>";

Hasilnya:

Operator bitwise di PHP

7. Operator Ternary

Operator ternary adalah operator untuk membuat sebuah kondisi. Simbol yang digunakan adalah tanda tanya (?) dan titik dua (:).

Operator ternary di PHP

Pada contoh di atas, “Kamu suka aku” adalah pertanyaan atau kondisi yang akan diperiksa.

Kalau jawabannya benar, maka iya. Sebaliknya akan tidak.

Untuk lebih jelasnya, mari kita coba…

<?php

$suka = true;

// menggunakan operator ternary
$jawab = $suka ? "iya": "tidak";

// menampilkan jawaban
echo $jawab;

Hasilnya:

Operator ternary di PHP

Cobalah untuk mengganti nilai variabel $suka menjadi false, maka hasil outputnya akan tidak.

Share: