Hacker Asing Mencoba Meretas Trump, Kampanye Pemilu Biden

Hacker Asing Mencoba Meretas Trump, Kampanye Pemilu Biden

69

RakitAplikasi.com - Hacker mencoba untuk ikut campur dalam pemilihan AS mendatang. Menurut sebuah laporan oleh Threat Analysis Group (TAG) Google, peretas asing mencoba menargetkan staf kampanye Joe Biden dan Donald Trump.

Postingan di Twitter, Shane Huntley TAG mengatakan penyerang dari kelompok Anti Ancaman Persisten (APT) Tiongkok menargetkan kampanye Biden, sedangkan kelompok APT dari Iran menargetkan staf kampanye Trump.

Serangan dilakukan dengan menggunakan teknik phishing. Untungnya, penjahat belum berhasil dalam kompromi data apa pun.

Dalam laporan itu, Huntley mengatakan, APT 31, alias Zirconium, menyerang staf Biden. Zirkonium sering dikaitkan dengan pemerintah Cina, tetapi tidak banyak informasi tersedia tentang taktik kelompok APT ini.

Trump, di sisi lain, diserang oleh APT 35, juga dikenal sebagai Charming Kitten, yang merupakan kelompok ATP populer dari Iran yang telah menargetkan masyarakat umum dengan serangan phishing karena mencuri informasi email.

Google tidak membocorkan lebih banyak informasi tentang serangan seperti waktu, tanggal, atau orang yang ditargetkan dalam kampanye phishing oleh peretas asing.

Sejak serangan itu, Google telah mengeluarkan peringatan serangan pemerintah kepada mereka yang menjadi sasaran para penyerang. Lembaga penegak hukum juga terlibat dalam masalah ini.

Pemilu AS dapat menjadi sarang bagi para penjahat dunia maya, dan oleh karena itu, para peneliti keamanan terus mengawasi perkembangan.

Staf kampanye pemilu juga bertanggung jawab untuk mengadopsi langkah-langkah keselamatan tambahan seperti menggunakan otentikasi dua faktor atau Perlindungan Tingkat Lanjut untuk menghindari serangan apa pun.

Keywords: cybersecurity, hack kampanye pemilihan trump, pemilihan as 2020

Share: