Pakistan melarang TikTok karena video ‘tidak bermoral’ dan ‘tidak senonoh’

Pakistan melarang TikTok karena video ‘tidak bermoral’ dan ‘tidak senonoh’

43

RakitAplikasi.com - Regulator telekomunikasi Pakistan telah melarang atau ban TikTok, mengklaim aplikasi tersebut gagal menghapus konten "tidak bermoral" dan "tidak senonoh". Larangan itu datang sebulan setelah regulator, Otoritas Telekomunikasi Pakistan, melarang aplikasi kencan, termasuk Tinder dan Grindr, karena alasan yang sama.

TikTok telah dipasang 43 juta kali di Pakistan, menurut firma analitik Sensor Tower. Itu menjadikannya pasar aplikasi terbesar ke-12 dalam hal pemasangan. Perusahaan memperkirakan TikTok telah dipasang total 2,2 miliar kali di App Store Apple dan Play Store Google.

Larangan itu datang hanya beberapa bulan setelah TikTok dihapus di India karena kekhawatiran seputar kepemilikan aplikasi di China. Amerika Serikat masih bergerak untuk melarang TikTok karena masalah yang sama. Larangan itu sendiri saat ini ditangguhkan karena perintah pengadilan, tetapi pembatasan lain akan diberlakukan pada pertengahan November.

Baca Juga:

TikTok tetap menjadi fenomena budaya meski mendapat tekanan besar dari regulator di seluruh dunia. Namun larangan yang sedang berlangsung - terutama, larangan yang menunggu keputusan di AS - menimbulkan ancaman nyata bagi pertumbuhan aplikasi, karena mereka dapat menghentikan penginstalan baru di pasar utama seperti AS dan India tanpa batas waktu.

Regulator di Pakistan mengatakan mereka memberi TikTok "cukup waktu" untuk menanggapi kekhawatiran mereka, tetapi perusahaan "gagal untuk sepenuhnya mematuhi". Laporan transparansi baru-baru ini menunjukkan bahwa otoritas pemerintah di Pakistan meminta TikTok untuk membatasi 40 akun selama paruh pertama tahun 2020, tetapi perusahaan hanya membatasi dua di antaranya.

TikTok mengatakan pihaknya memiliki "perlindungan yang kuat" dan berharap untuk kembali ke Pakistan. “TikTok adalah platform inklusif yang dibangun di atas fondasi ekspresi kreatif, dan kami berharap dapat mencapai kesimpulan yang membantu kami melayani komunitas online yang dinamis dan kreatif di negara ini,” kata juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.

Keywords: tiktok pakistan, pakistani ban tiktok, pakistan larang tiktok, tiktok di ban

Share:



Next Post: